You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Rawan Kecelakaan dan Kriminal, Jl Cempaka Putih Timur Gelap
photo Nurito - Beritajakarta.id

Jl Cempaka Putih Timur Raya Minim Penerangan

Jl Cempaka Putih Timur Raya atau tepat di sisi timur Kali Item, Cempaka Putih, Jakarta Pusat kurang penerangan. Alhasil, kondisi ini dikahawatirkan memicu terjadinya tindak kriminal maupun kecelakaan lalu lintas akibat minimnya penerangan.

Kondisinya memang gelap sekali. Sudah seharusnya dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU)

Pantauan Beritajakarta.com, Kamis (17/9) malam, gelapnya kondisi di ruas jalan itu juga diperparah oleh rimbunnya pepohonan di sekitar lokasi. Alhasil, kondisi demikian menambah gelap suasana malam hari.

Sekretaris Camat Cempaka Putih, Bernard Tambunan membenarkan minimnya penerangan di Jl Cempaka Putih Timur Raya.

146 Titik Jalan Pemukiman Akan Dipasangi Lampu

"Kondisinya memang gelap sekali. Sudah seharusnya dipasang lampu penerangan jalan umum (PJU) agar pengendara yang melintas merasa aman dan nyaman," ujarnya, Jumat (18/9).

Kepala Sudin Perindustrian dan Energi Jakarta Pusat, Chairil Anwar saat dikonfirmasi mengaku akan mengecek kondisi di lapangan. Jika terjadi kerusakan pada lampu PJU tentu segera diperbaiki.

"Kami cek dulu, kalau rusak segera kami perbaiki. Pokoknya harus membuat aman dan nyaman pengendara yang melintas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6926 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5686 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3669 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2135 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1903 personAnita Karyati